iklan

5 Cara Menghentikan Ngorok Disaat Tidur

Suara mendengkur atau ngorok seringkali mengganggu orang lain saat mereka sedang tidur. Bukan hanya itu, mendengkur juga bisa berbahaya bagi kesehatan lho!. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan dengkuran atau ngorok saat sedang tidur.

ngorok

Inilah 5 Cara Menghentikan Ngorok Disaat Tidur
  1. Miringkan posisi tubuh
  2. Berbaring tengkurap untuk tidur
  3. Obesitas
  4. Jangan minum obat tidur
  5. Jangan merokok
Berikut cara menghilangkan dengkuran(ngorok)

1. Miringkan posisi tubuh

Cobalah tidur miring atau miring ke kanan dan kekiri. Cara ini bisa mencegah mendengkur. Jika seseorang mendengkur, Anda juga dapat membantu memiringkan badannya untuk menghentikan dengkurannya.

Psikiater Dharmawan A Purnama mengatakan kepada CNNIndonesia.com: "Memiringkan tubuh itu dapat mencegah lidah jatuh ke belakang sehingga Anda tidak mendengkur lagi."

2. Tengjurapkan badan saat tidur

Selain menyandarkan tubuh atau memiringkan badan, tidur tengkurap juga bisa menghilangkan dan mencegah mendengkur. Anda bisa coba cara yang kedua ini jika memang Anda orang yang sering mendengkur.

3. Obesitas

Seseorang yang kelebihan berat badan juga berisiko lebih tinggi terkena ngorok atau mendengkur.
Ini disebabkan karena beberapa lemak di tenggorokan Anda dapat mempersempit jalan napas dan menyebabkan mendengkur. Orang gemuk juga berisiko tinggi mengalami sleep apnea, yang dapat menyebabkan mendengkur saat tidur.

4. Jangan minum obat tidur

Beberapa obat bisa menyebabkan dengkuran, jelas Dharmawan. Beberapa obat mengendurkan otot, menyebabkan lidah jatuh ke belakang dan menyebabkan mendengkur atau ngorok.

5. Janganlah merokok

Merokok merupakan faktor risiko atau meningkatkan risiko sleep apnea saat tidur yang menyebabkan mendengkur. Oleh karena itu, usahakan untuk tidak merokok, pertahankan berat badan ideal, jangan minum obat tidur, berbaring miring, tengkurap ini bertujuan untuk menghilangkan dengkuran.

Jika dengkuran tidak kunjung hilang saat tidur miring atau tengkurap, temui dokter untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat. Ini bisa terjadi karena pengaruh sistem saraf pusat di otak,” ucap Dharmawan.

Di saat yang sama, tes mendengkur terus dilakukan setiap malam. Mendengkur apabila dibiarkan itu dapat dikaitkan dengan penyakit jantung, stroke, demensia dan peningkatan tekanan pada darah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel