iklan

Aturan-aturan Ini Berlaku Untuk Mal dan Toko Ketika New Normal di Tempat Tersebut Diberlakukan

Generalsip.com-Suasana mal relatif sepi bagi pengunjung di Grand Indonesia Mall, Jakarta, Selasa pada 17 Maret 2020. Ketika virus koronaatau  Covid-19 menyebar di Indonesia, jumlah pengunjung mal-mal menurun drastis. Oleh Faizal Fanani.

Image source: detikNews.com

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengeluarkan dekrit tentang tatanan normal dan produktif normal baru dari Kementerian Dalam Negeri dan pegawai pemerintah daerah (ASN) Penyakit Coronavirus 2019 dengan nomor 440-830 / 2020.

Peraturan tersebut juga mengatur protokol tentang kegiatan atau keramaian di tempat-tempat umum, dari pusat perbelanjaan hingga toko.

Peraturan menentukan toko dan pusat komersial, seperti pusat perbelanjaan, butik, supermarket, dan bank harus menentukan jumlah maksimum orang yang dapat datang ke tempat kejadian.

Pusat perbelanjaan juga harus bersosialisasi dalam transaksi online dan menerapkan metode pembayaran tanpa uang tunai.

Manajer mal harus membatasi jumlah orang yang datang ke lift dan mulai menduplikasi mesin penjual otomatis makanan / minuman alih-alih mengoperasikan kafe. Ini bertujuan untuk mengurangi kontak langsung antar sesema manusia.

Selain itu juga, semua bisnis komersial, swasta, industri, dan lainnya yang beroperasi, peraturan dari pemerintah daerah mewajibkan untuk menyerahkan "rencana manajemen normal baru" kepada unit pemerintah daerah setempat.

Selanjutnya, pemerintah daerah akan memperbaiki pengaturan dan administrasi pusat keramaian sebelum memulai kembali sesuai dengan keamanan atau protokol yang diperlukan.

Selain itu, manajer dan departemen keamanan harus menerapkan aturan jarak fisik, jarak sosial di setiap toko. Semua ruang lain setidaknya memiliki panjang satu meter, tetapi sebaiknya pada luas bangunan dua meter antara individu di semua ruang publik. Tidak hanya itu, bahkan dalam situasi yang padat, periksa suhu tubuh Anda.

Salon danSspa Juga Akan Dibuka
Peraturan tersebut juga mengatakan bahwa salon kecantikan dan spa akan diizinkan untuk beroperasi lagi. Tetapi menggunakan protokol kesehatan. Yaitu, dari anggota Spa, juga harus memakai masker, sarung tangan juga harus dipakai.

Salon kecantikan dan Spa juga diizinkan untuk dibuka lagi, tetapi para staf dan para pekerja harus memakai masker dan sarung tangan, tujuannya untuk memutus mata rantai virus tersebut. Semua pekerja juga harus sering mencuci tangan dan membersihkan alat yang telah digunakan dengan memakai disinfektan," ini yang tertulis menurut aturan yang sudah dibuat.

Bukan hanya itu, pemilik salon atau spa juga harus memberikan materi informasi sebagai pengingat kepada karyawan. Dan perhatikan jarak yang aman, cucilah tangan Anda dengan menyampaikan informasi medis perawatan kesehatan.

Dari pembaruan untuk kasus-kasus lokal, kebijakan pemerintah, dan instruksi ke tempat-tempat di mana tangan dicuci dan dibersihkan. Setelah ini, pemerintah kota harus menyusun dan mengembangkan basis data di lokasi komersial, toko dan pusat perbelanjaan yang beroperasi di wilayah hukum atau yuridiksi mereka. Aturan tertulis kemudian harus mencakup informasi seperti jumlah karyawan, jam kerja, ruang kerja / ruang kantor.

Itulah peraturan baru yang harus di terapkan, tujuannya agar indonesia segera aman dari virus covid 19 dan kembali normal.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel