iklan

9 Cara Tepat Untuk Mencuci Tangan,Untuk Mencegah Virus Corona

Generalsip.com-Tidak ada vaksin yang ditemukan untuk mencegah penyakit corona ini. Namun, mencuci tangan bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran atau infeksi virus korona.

image source: pixabay.com

Cuci tangan Anda setiap kali setelah melakukan aktivitas, terutama sebelum atau sesudah Anda makan. Menggunakan pembersih tangan juga bisa menjadi alternatif jika sulit menemukan sabun.

Mencuci tangan dengan sabun sangat penting untuk mencegah penyakit COVID-19. Diperlukan setidaknya 20 detik untuk mencuci tangan secara menyeluruh dan efektif.

Akan lebih efektif untuk mencuci tangan Anda dengan air mengalir. Harap dicatat bahwa virus korona telah menginfeksi lebih dari 140.000 orang dan menyebabkan lebih dari 5.000 kematian di seluruh dunia.

Disiarkan dari The Health Site, virus korona hanya dapat hidup di permukaan selama berjam-jam hingga berhari-hari. Meskipun kelihatannya sederhana, ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh seseorang yang mencuci tangan dan harus segera diperbaiki.

Mencuci tangan harus benar untuk menghindari virus korona, kuman dan bakteri lain. Generalsip.com telah merangkum metode cuci tangan dari berbagai sumber untuk menghindari infeksi virus Corona, Senin tanggal 16-03-2020.

Cara yang tepat untuk mencuci tangan agar terhindar dari virus koronam bagaimana caranya? yuk simak penjelasannya dibawah ini.

1. Basuh tangan Anda dengan air dan mungkin menggunakan air hangat atau dingin.
2. Tuang sabun ke telapak tangan Anda.
3. Gosok telapak tangan dengan lembut dalam gerakan memutar.
4. Gosok kedua telapak tangan hingga sabun memgeluarkan busa.
5. Bersihkan semua bagian tangan secara merata, dari pergelangan tangan ke bagian belakang tangan di antara jari ke kuku. Kerjakan selama 20 detik.
6. Bersihkan semua bagian jari Anda satu demi satu dengan gerakan memutar.
7. Bilas tangan sampai bersih dengan sabun dan kotoran yang menempel.
8. Keringkan tangan Anda dengan kain atau handuk yang bersih.
9. Tutup keran dengan sapu tangan atau agar kuman tidak menempel pada tangan yang sudah bersih.

Kesalahan yang sering saat mencuci tangan


  • Tangan lebih mematikan daripada meja yang terlihat sangat kotor dan usang
  • Hanya 13% orang yang menghindari makanan kecuali mereka mencuci atau membersihkan tangan terlebih dahulu.
  • Meski sederhana, masih banyak orang yang tidak mengikuti proses cuci tangan dengan benar. Kesalahan umum yang sering terjadi ketika mencuci tangan adalah:
  • Gunakan hanya air, bukan sabun
  • Masih banyak yang hanya mencuci tangan dengan air. Jika Anda hanya mencuci tangan dengan air, itu tidak akan menghilangkan kuman dan bakteri yang menempel di tangan Anda.
  • Selalu cuci tangan Anda dengan sabun untuk benar-benar membersihkan dan menghindari berbagai penyakit, termasuk virus korona yang sedang viral.

Cepat-cepat dan bilas dengan air

Mencuci tangan membutuhkan setidaknya 15 hingga 20 detik. Gosok semua bagian tangan dengan sabun. Jangan terburu-buru dengan air. Karena jika Anda bergegas, mencuci tangan tidak akan efektif dalam memberantas kuman.

Tidak sampai kering

Kuman suka tumbuh subur di tempat yang lembab. Lebih baik gunakan sapu tangan atau tisu untuk mengeringkan tangan Anda.

Selain menggunakan tisu, blower juga bisa menjadi pilihan lain. Saat mengeringkan tangan dengan peniup, tunggu sampai tangan Anda benar-benar kering.

Kembali menyentuh keran

Kesalahan umum adalah sering menyentuh keran. Cukup banyak orang lalai menutup keran dengan tangan yang sudah bersih. Lebih baik lagi mematikan keran dengan tisu ketika tangan sudah kering agar tidak tercemari kuman dan bakteri lagi.

Mencuci tangan adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi diri dari berbagai penyakit, termasuk virus korona. Umumnya setiap orang menyentuh mata, hidung dan mulut tanpa disadari, karena demikian itu dianggap salah.

Ini memungkinkan bakteri dan kuman masuk ke dalam tubuh dengan mudah. Tidak hanya mencegah infeksi virus korona, mencuci tangan sebelum makan, dan kegiatan lain mencegah Anda terkena penyakit seperti diare, infeksi kulit, dan infeksi mata.

Baca Juga:
Bisnis Kesehatan - Seks Kuliner Pertanian - Rumah adat Puisi - Budaya - Tarian - Tempat wisata Tempat makan - Tips & trik Otomotif Ucapan lebaran - Celebrty Beauty - Blogger 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel