iklan

Puisi Untuk Anak Sekolah

Bisnis - Kesehatan - Seks - Kuliner - Pertanian - Rumah adat - Puisi - Budaya - Tarian - Tempat wisata - Tempat makan - Tips & trik - Ucapan lebaran

Generalsip.com-Puisi adalah komposisi kalimat yang indah dan memiliki banyak makna. Puisi memiliki banyak jenis yang biasanya disesuaikan dengan usia pembaca. Ada puisi, yang isinya membahas tentang keindahan, ekspresi perasaan dan saran.

Image Source: YouTube.com

Salah satu jenis puisi yang banyak digunakan saat ini adalah puisi anak sekolah. Puisi tidak hanya dapat digunakan sebagai tugas, tetapi juga dapat merangsang kreativitas anak untuk membentuk struktur kalimat yang indah. Puisi anak sekolah biasanya berisi hal-hal sederhana tentang alam, sekolah dan sejenisnya.

Berikut contoh puisinya

Negaraku adalah Indonesia ...
Indah dan damai ...
Bagiku ..
Sekali Indonesia tetaplah Indonesia ..
Tidak akan pernah digantikan ...
Aku akan terus berjuang
Meskipun Belanda menjajahmu
Aku akan membelamu untuk selamanya
Indonesia adalah negaraku
Yang aku cinta dan setia

Puisi ini bisa Anda lafalkan pada saat 17 Agustus jika Anda membawa puisi yang menarik ke Republik Indonesia pada Hari Kemerdekaan Indonesia. Maka puisi inilah yang sangat cocok.

Puisi di atas adalah contoh dari puisi yang ditulis oleh siswa sekolah dasar tentang topik negara. Dalam puisi di atas Anda dapat melihat seorang anak yang bangga dengan negaranya dan mencoba menjadi nasionalis dari segala sesuatu yang mengganggu negaranya.

Kelinciku ...
Bulumu berwarna putih ...
Sangat lembut ...
Telingamu panjang ...
Kelinciku melompat ...
Ketika aku mendekati ...
Gigimu panjang ...
Makanmu wortel ...
Oh kelinciku ... adalah kekasihku ...
Engkau yang ku sayang

Puisi murid sekolah dasar menceritakan tentang binatang. Bahasa yang digunakan cukup sederhana, tetapi ada banyak makna yang menggambarkan kelinci yang dicintainya.

Dengan bertatih ...
Aku mengayuh sepeda tua
Dengan napas terengah-engah
Aku sandarkan dip untuk menjadi tua

Anak ku, aku datang
Tidak membawa mobil mewah
Dan tidak membawa rupiah

Tapi aku punya cinta
Cintaku sangat besar
Lebih dari tua yang aku bawa
Apakah engkau tahu
Aku begitu mencintaimu

Ini adalah daerah terpencil
Tapi engkau jagan aggap kecil

Bangunlah ..
Berjuanglah sekuat tenaga...

Engkau harus dapat menaklukkan
Gedung pencakar langit
Musnahkanlah kebodohanmu
Bangunlah dari tidur mu
Wujudkan mimpi
Gapailah cita-cita mu 

Aku hanyalah orang tua
Yang tidak ada artinya
Tapi aku punya cinta
Cinta untukmu begitu besar
Lebih dari sepeda tua yang aku punya

Nah, puisi ini juga sangat cocok dibaca untuk mengenang HARDIKNAS (Hari Pendidikan Nasional).
Puisi anak di atas mengandung kondisi makna yang begitu mendalam tentang pesan guru untuk murid-muridnya. Komposisi kata itu pendek, tetapi begitu mendalam. Biasanya puisi ini bisa ditulis oleh siswa sekolah menengah keatas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel