5 Tips Hidup Sehat Untuk Anak-anak Kos - GENERALSIP . COM

iklan

5 Tips Hidup Sehat Untuk Anak-anak Kos

Di Indonesia, menjadi anak kos adalah hal yang wajar. Tidak hanya kaum muda yang harus belajar di luar kota asal mereka, ada juga banyak pekerja yang juga tetap sebagai anak-anak internal untuk memudahkan mereka mencapai tempat kerja. Masalahnya adalah bahwa tamu sering identik dengan gaya hidup yang tidak sehat.

Menjadi anak kos membuatnya sulit untuk menerapkan gaya hidup sehat
Meski menyenangkan untuk hidup sendirian, sebenarnya menjadi anak yang tinggal di rumah juga dapat memberikan kekurangannya sendiri, terutama dalam kesulitan mempertahankan gaya hidup sehat.

Tips Hidup Sehat Untuk Anak-anak Kos

Misalnya, banyak tamu tidak makan tepat waktu karena malas bergerak. Mereka juga sering tidur larut malam untuk pergi keluar bersama teman atau menonton acara favorit. Masalahnya adalah ini dapat berdampak negatif pada kesehatan.

Untuk sekolah asrama anak-anak yang belum bekerja atau bekerja tetapi yang penghasilannya hampir tidak mencukupi, mereka juga cenderung makan dengan sembarangan. Padahal, Anda harus mengonsumsi makanan instan setiap hari untuk mengisi perut Anda. Faktanya, makanan instan ini mungkin tidak menyediakan nutrisi yang cukup dan pada akhirnya berdampak buruk pada kondisi tubuh.

Kiat hidup sehat untuk anak-anak sekolah asrama
Meskipun kita sedang berbicara dengan anak-anak, itu tidak berarti bahwa kita tidak dapat hidup dengan cara yang sehat. Berikut beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk tetap bugar dan mencegah masalah kesehatan.

1. Berolahraga

Tidak perlu pergi ke gym, kita bisa melakukan olahraga ringan seperti berjalan, berlari atau bersepeda secara teratur agar tetap sehat dan bugar.

2. Jangan makan sembarangan

Pastikan untuk berhati-hati saat membeli makanan di warung makan, restoran atau kafetaria. Cobalah untuk membatasi asupan kalori, garam atau gula sehingga Anda tidak berlebihan. Selain itu, kita juga harus mulai mengurangi asupan makanan yang digoreng atau makanan cepat saji yang tidak sehat.

3. Puaskan kebutuhan akan air

Daripada mengonsumsi kopi instan yang tinggi gula atau minuman tidak sehat lainnya, lebih baik bagi anak-anak di pensiun untuk mulai terbiasa minum lebih banyak air. Dampaknya bukan hanya pada bagaimana mencegah dehidrasi, tetapi juga bisa membuat organ tubuh bekerja lebih baik. Ini akan meningkatkan kondisi fisik dan mental yang memfasilitasi kegiatan sehari-hari.

4. Sarapan rutin

Salah satu hal yang sebagian besar anak-anak mereka lakukan adalah melewatkan sarapan. Ini biasanya karena bangun terlambat atau tidak punya waktu untuk mencari makanan di pagi hari karena mereka harus pergi ke kampus segera atau bekerja. Masalahnya adalah bahwa sudah menjadi rahasia umum bahwa melewatkan sarapan pagi dapat memicu berbagai masalah kesehatan.

Jika masih sulit mencari sarapan, cobalah menyiapkan roti dan selai, buah atau sereal dan susu yang bisa kita proses dengan cepat dan segera dikonsumsi. Ini akan membuat kita lebih rajin saat sarapan.

5. Pastikan kamar selalu rapi

Jangan salah, memastikan ruangan dalam kondisi baik dapat menentukan kesehatan anak yang menginap, lho. Ini disebabkan oleh suasana hati yang akan membaik jika kita melihat ruang yang rapi. Ini juga akan memudahkan kita untuk tidur nyenyak. Padahal, tidur nyenyak adalah cara efektif untuk membuat tubuh tidak mudah sakit.

Tidak hanya kita selalu memesan beberapa barang di dalam ruangan, tetapi kita juga harus rajin membersihkan ruangan, menyesuaikan pencahayaan dan sirkulasi udara sehingga tidak terasa panas, siang atau malam hari.

Sumber:

  • Anonim. 2017. 8 Tips for a Healthier Dorm Room. https://healthyheels.org/2017/08/07/8-tips-for-a-healthier-dorm-room/. (Diakses pada 28 November 2019).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel