5 Fakta Tentang Kebersihan Gigi Yang Belum Anda Ketahui - GENERALSIP . COM

iklan

5 Fakta Tentang Kebersihan Gigi Yang Belum Anda Ketahui

Menjaga kesehatan mulut dan gigi itu sangat penting, apalagi bila terjadi gigi dan gusi yang rusak dan tidak dirawat menyebabkan rasa sakit  yang berkepanjangan, seperti sulitnya menguyah makanan, sehingga dapat mengganggu kesehatan tubuh lainnya.Mulut adalah tempat yang ideal untuk perkembangan bakteri.

menyikat gigi

Jika tidak dibersihkan dengan benar, sisa makanan bakteri berkembang biak membentuk koloni yang dikenal sebagai plak, lapisan film tipis, lengket dan tidak mempunyai warna.Plak adalah suatu tempat pertumbuhan ideal untuk bakteri yang dapat menghasilkan asam. Jika asam tidak dihilangkan dengan menyikat gigi, asam pada akhirnya akan menghancurkan karang gigi dan akhirnya menyebabkan gigi berlubang.

Selain itu, plak ini juga memengaruhi kesehatan jaringan gigi seperti gusi dan tulang. Ini disebabkan oleh bakteri yang menempel pada plak di atas permukaan gigi dan di atas gusi. Bakteri plak menghasilkan racun yang merangsang gusi, menyebabkan radang gusi, dan gusi mudah bocor. Menyikat gigi adalah cara membersihkan kotoran lunak dari gigi dan gusi.

Tidak perlu perlu berkumur setelah sikat gigi Anda mungkin merasa bahwa Anda tahu segalanya tentang kebersihan gigi. Apa lagi yang harus saya lakukan, terutama setelah menyikat gigi dua kali sehari? Ternyata ada banyak fakta tentang gigi dan kebersihan yang mungkin tidak Anda ketahui. Lihat diskusi berikut

5 Fakta Tentang Kebersihan Gigi 

1. Kesehatan Seluruh Tubuh Anda Dapat Tercermin Dalam Kesehatan Gigi Anda

Menurut penelitian, satu dari tujuh orang dewasa berusia 35-44 menderita penyakit gusi. Masalahnya adalah kerusakan gigi dan infeksi mulut lainnya sering dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Kesehatan mulut dan gigi adalah bagian penting dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Orang yang memiliki masalah penyakit gusi lebih rentan terhadap penyakit lain. Bahkan wanita hamil dengan masalah gusi juga berisiko menjadi prematur. Karena itu, ada hubungan penting antara kesehatan mulut dan kesehatan fisik lainnya.

2. Tidak Perlu Berkumur Setelah Menyikat Gigi

Informasi tentang gigi yang satu ini, terbilang terbalik dengan kebiasaan harian Anda. Biasanya, setelah menyikat gigi dengan pasta gigi, Anda segera bilas untuk membersihkan sisa busa di mulut Anda. Dr Howard Pollick, dari American Dental Association, menyarankan Anda tidak perlu berkumur setelah menyikat gigi.

Kenapa demikian? Kandungan fluoride pasta gigi untuk memperkuat lapisan gigi bekerja lebih baik jika tidak dibilas. Fluoride melekat pada gigi Anda dalam waktu 20-30 menit sejak menggunakannya pada gigi Anda.

Tetapi jarang hal ini menyebabkan kotoran atau jijik jika Anda tidak membilasnya. Dianjurkan agar Anda mengoleskan pasta gigi gel atau berhenti (tambahkan fluoride) ke gigi Anda. Hanya dokter dan ahli yang bisa melakukannya.

3. Seringnya Ngemil Dapat Merusak Gigi

Bahan-bahan yang Anda makan biasanya tinggi karbohidrat dan gula. Sayangnya, karbohidrat dan gula menghasilkan asam di lapisan luar gigi. Nah, nyemil ini yang secara tidak sadar dapat membuat gigi berlubang dalam waktu cepat.

Karena butuh sekitar 20 menit untuk membersihkan gula di mulut Anda. Selama 20 menit ini, bakteri gigi sangat aktif dalam mengubah gula menjadi asam. Nantinya, asam bisa dinetralkan dengan air liur. Tetapi jika Anda terus makan makanan ringan, gigi Anda tidak dapat menetralkan asam di mulut Anda. Dan akhirnya, plak yang terbuat dari asam menyebabkan demineralisasi gigi (pembubaran lapisan gigi).


4. Dalam Pasta Gigi Tidak Selalu Memiliki Efek Yang Baik

Tingkat fluoride dalam pasta gigi tidak selalu memiliki efek yang baik bagi kesehatan sebab para ahli gigi ada yang menjelaskan bahwa fluoride (senyawa kimia yang membuat pasta gigi sebagai zat) dianggap membuat gigi lebih kuat dan lebih putih.  Sebenarnya itu tidak demikian. Sebagian besar fluorida dalam tubuh, terutama pada gigi, dapat benar-benar merusak kesehatan dan kekuatan tulang gigi. Juga, jika Anda tidak sengaja menelan pasta gigi, senyawa fluoride dapat meracuni tubuh. Terlalu banyak fluoride jelas dapat mengganggu organ-organ penting dan bahkan merusak kelenjar tiroid.

5. Sikat Gigi Bukan Alat  Utama Untuk Membersihkan Gigi

Mungkin Anda berpikir sepanjang waktu bahwa menyikat gigi adalah cara yang efektif untuk mencairkan plak dan kotoran yang menempel pada gigi Anda. Tapi, sayangnya, fakta tentang gigi ini tidak benar. Lapisan enamel yang mengandung plak di gigi sebenarnya disebabkan oleh bakteri yang disebabkan oleh kandungan gula makanan. Bakteri yang menempel menghasilkan asam melalui karang gigi.

Dan tahukah Anda bahwa hanya air liur yang dapat membersihkan dan menetralisir gigi? Ya, menyikat gigi bukanlah cara utama membersihkan gigi. Padahal, air liur di mulut bermanfaat untuk membilas asam dan menetralkan proses pengasaman.

Kolom juga memiliki efek yang baik pada bahaya gula gigi. Apalagi jika Anda memiliki mulut kering, yang berarti menghasilkan air liur kecil dan menunjukkan bahwa ada satu bahaya yang dapat mengancam kebersihan gigi. Tips sering mengonsumsi air mineral untuk memberikan air liur yang cukup.

Demikian informasi ini di sampaikan semoga bermanfaat buat kita semua. Informasi kesehatan lainnya bisa Anda lihat pada artikel terkait lainnya. Agar lebih banyak ilmu, sekian dan terimaksih.
Edito: Abdurrohman Kalkawalah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel