5 Cara Untuk Mengatasi Kekambuhan Asma Ketika Tidak Ada Obat dan Inhaler - GENERALSIP . COM

iklan

5 Cara Untuk Mengatasi Kekambuhan Asma Ketika Tidak Ada Obat dan Inhaler

Asma tidak bisa disembuhkan. Itu berarti bahwa seseorang yang memiliki penyakit ini akan memilikinya seumur hidup. Namun, gejalanya bisa dihilangkan agar tidak kambuh, salah satunya menggunakan inhaler. Untuk alasan ini, pasien harus membawa inhaler ke mana pun mereka pergi. Jadi apa yang terjadi jika Anda lupa membawanya? Bisakah Anda mengatasi gejala asma yang kambuh tanpa inhaler?
Kekambuhan Asma

Cara mengatasi asma kambuh tanpa inhaler

Asma menyebabkan saluran udara membengkak, menghasilkan lendir ekstra dan menyempit. Akibatnya, batuk, mengi dan nafas pendek. Kondisi ini tidak dapat disembuhkan dan gejalanya seringkali muncul kembali, tetapi Anda masih bisa mengendalikannya jika Anda tahu apa pemicunya.

Gejala asma dapat muncul kembali karena disebabkan oleh polusi, stres, asap rokok, debu, atau serbuk sari. Untuk meringankannya, dokter akan memberi Anda obat.

Meskipun beberapa bentuk pil, kebanyakan obat asma dihirup melalui inhaler atau nebuliser. Menurut Asthma and Foundation of America, obat-obatan dalam bentuk inhaler bereaksi dengan cepat karena paru-paru bekerja segera. Karena itu, Anda harus membawa inhaler ke mana pun Anda pergi.

Jika gejala asma kembali, tetapi lupa membawa inhaler, cobalah untuk tidak panik. Ikuti cara-cara berikut untuk mengobati gejala asma tanpa inhaler hingga Anda mendapatkan bantuan medis yang tepat.

1. Badan Tetap Tenang

cara mengatasi sesak nafas secara alami
Tidak membawa inhaler akan membuat Anda panik. Namun, kepanikan yang timbul dapat menyebabkan stres dan kecemasan, membuat gejala asma bertambah buruk. Setelah memposisikan diri Anda untuk duduk tegak, cobalah untuk menenangkan pikiran Anda.

Lakukan apa saja yang dapat membuat Anda merasa tenang, misalnya, menjauh dari keramaian dan menemukan tempat yang agak gelap atau dingin untuk menenangkan pikiran Anda. Cara mengatasi kepanikan ini bisa membantu meringankan gejala asma tanpa inhaler.

2. Duduk Dengan Tegak

Duduk lurus adalah cara termudah untuk meredakan gejala asma. Posisi duduk ini membantu membuka saluran udara lebih banyak. Hindari berbaring di tempat tidur karena posisi tubuh ini dapat memperburuk gejala asma.

3. Hindari Pemicu Kambuhnya Asma
perokok pasif wanita infertil
Langkah selanjutnya dalam mengatasi gejala asma tanpa inhaler adalah menjauhi semua pemicu. Misalnya, jika Anda dekat dengan seorang perokok, Anda harus segera pindah dari tempat itu. Temukan tempat yang udaranya lebih bersih.

Pemicu asma tidak hanya merokok, Anda juga harus memperhatikan ini:
  • Segera istirahat jika sudah merasa lelah, terutama saat berolahraga
  • Jangan memiliki hewan berbulu karena kulit Anda dapat memicu asma.
  • Temukan cara untuk menenangkan dan mempertahankan suasana hati Anda sehingga Anda tidak khawatir dan mudah stres
  • Hindari penggunaan obat-obatan, seperti aspirin, ibuprofen atau beta blocker.
  • Gunakan pelembab ruangan untuk menjaga kelembaban udara.
  • Jaga kesehatan tubuh Anda sehingga Anda tidak mudah masuk angin atau flu, yang meningkatkan risiko kambuhnya asma.
4. Tingkatkan Pernapasan Yang Teratur

Teknik pernapasan tidur
Napas pendek membuat Anda bernapas lebih cepat dan tidak stabil. Setelah berhasil menenangkan pikiran Anda, tingkatkan pernapasan Anda lagi. Cobalah bernapas lebih lambat dan stabil selama serangan.

Anda dapat menerapkan teknik pernapasan Buteyko atau Papworth. Teknik Buyteko dilakukan dengan bernapas perlahan melalui hidung, bukan melalui mulut. Sedangkan teknik Papworth mendorong diafragma dan hidung untuk bernafas lebih dalam, seperti saat Anda melakukan teknik pernapasan yoga.

Jika Anda benar-benar menderita asma, Anda harus bersiap untuk mempelajari beberapa teknik pernapasan. Namun, ingat sebelum mempelajarinya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda.

5. Hubungi layanan medis darurat.

Jika Anda telah berhasil mengatasi gejala asma tanpa inhaler yang disebutkan di atas, tetapi kondisinya belum membaik, segera cari bantuan medis darurat. Anda dapat menghubungi 119 untuk meminta layanan medis darurat.

Anda dapat membuat panggilan darurat ini segera, jika Anda mengalami hal berikut:

Dia kesulitan berbicara karena napasnya pendek.
Wajahnya pucat dan bibir bawah mulai membiru.

Anda mencoba mengencangkan otot dada untuk bernapas
Atau, Anda juga dapat menghubungi orang-orang terdekat Anda untuk membantu Anda pergi ke layanan darurat rumah sakit terdekat.

Oleh Aprinda Puji, Informasi kesehatan ini telah ditinjau dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter umum.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel