9 Kesenian Tradisional Khas Sunda Jawa Barat - GENERALSIP . COM

iklan

9 Kesenian Tradisional Khas Sunda Jawa Barat

Kesenian Tradisional sunda yang harus anda ketahui,agar kesenian tersebut tidak mudah punah karena di telan masa.Banyak seni budaya yang ada di daerah sunda jawa barat, penduduk Sunda juga terkenal kaya akan keseniannya yang beraneka ragam. 

Nama Sunda berasal dari “su” artinya baik dan nda adalah kalimat penyambung/khiasan. Penduduk Sunda yang terkenal akan keramah tamahnya memiliki berbagai sejarah yang menghasilkan berbagai kesenian tradisional.

Sehingga orang-orangnya pun diyakini memiliki karakter yang baik dan ramah. Sesuai semboyannya Someah Hade ka Semah artinya sangat ramah pada tamu. Budaya Sunda memang terkenal sangat ramah, murah senyum, lemah-lebut, periang, bukan hanya itu mereka juga sangat menghormati orang yang lebih tua, hal-hal seperti itu sudah diajarkan sejak mereka masih kecil,sehingga karakternya bisa terbentuk ketika ia sudah dewasa.

Karena banyak berbaur dengan masyarakat luar, membuat budaya sunda menjadi bercampur. Adat istiadat masyarakat Sunda perlahan menjadi lebih mundur.

Meski demikian, ternyata kesenian tradisional Sunda masih terus dilestarikan. Tidak sedikit kesenian Sunda yang tetap dilestarikan sampai sekarang. Kesenian apa saja ya yang ada di daerah sunda dan masih dilestarikan sampai sekarang?

Berikut  adalah penjelasannya tentang Kesenian Tradisional Khas Sunda jawa barat:

1. Tari Jaipongan
Tari Jaipongan

Jaipongan merupakan kesenian jenis tarian traidisional khas sunda, yaitu tepatnya dari Karawang. Tercipta dari tangan kreatif H. Suanda pada tahun 1976. Tari Jaipongan ialah campuran dari seni lain seperti pencak silat, topeng banjet, ketuk tilu, wayang golek dan lain-lain. 

Tarian ini berkembangnya lumayan sangat pesat, musiknya pun diiringi oleh degung, ketuk, rebab, gendang, kecrek, sinden, dan goong.

Sehingga sangat khas jika tari tradisional iringan musik tradisional juga, busananya pun menggunakan busana tradisional Sunda yang terdiri dari sampur, apok dan sinjang. 

Para penari menari berlenggak lenggok mengikuti alunan musiknya. Walau terlihat mudah namun sebenarnya tarian ini sangat susah karena membutuhkan kelenturan tubuh.


2. Wayang Golek
Wayang Golek

Wayang golek mirip dengan wayang kulit. Tapi 2 jenis wayang ini ternyata sangat berbeda bentuk. Wayang itu sendiri mempunyai arti boneka tiruan manusia yang terbuat dari kayu yang diukir atau kulit yang disulap menjadi karakter manusia dan hewan. 

Bagaimana apakah anda sudah mengenal tentang perbedaan wayang kulit dan wayang golek. Dalam pertunjukan wayang golek, sang dalang selalu menggunakan bahasa daerahnya.Jika dijawa barat memakai bahasa sunda jika di jawa timur maka semakai bahasa jawa timuran.

Ciri dari kesenian wayang tersebut ialah wayang selalu membutuhkan bantuan sang Dalang yaitu sebutan untuk orang yang memainkan para wayang. 1 dalang bisa memainkan 4-10 karakter wayang dan harus mampu meniru suara karekter wayang yang berbeda beda.

Meniruka suara inilah yang menjadi kendala sehingga dengan karakter suara yang berbeda-beda dari tiap karakter wayang, membuat kesenian ini kian sepi peminat menjadi seorang dalang.

Tidak putus asa samapi disini, ternyata ada perkumpulan untuk orang-orang yang ingin belajar menjadi dalang lho yaitu diberi nama Yayasan Citra Dangiang Seni.Jika anda pecinta seni sunda maka Lestarikan budaya sunda. Kalau bukan kita, lantas siapa lagi yang akan meneruskannya?


3. Rampak Gendang

Rampak Gendang

Alat tradisional sunda yang satu ini bernama rampak gendang. Kalimat rempak gendang diambil dari kalimat gendang serempak. Yang terdiri dari beberapa gendang, gong, saron dan dimainkan secara serempak atau bersama. 

Sehingga alat musik ini dimainkan banyak orang bahkan bisa lebih dari 10 orang. Mereka berkolaborasi memadukan musiknya sehingga menghasilkan nada yang indah dan enak didengar.

Kendang yang dipakai itu terdiri dari 2 kendang, yaitu ada kendang yang berdiri dan kendang yang duduk. Rempak gendang biasanya dikalborasikan dengan berbagai alat musik seperti contohnya gitar, gamelan degung, rebab. 

Akhir-akhir ini rempak gendang dikolaborasikan dengan tari jaipong, musik dangdut, sampai lagu pop. Alat musik ini berkesan energik, keren dan mantap.

4. Degung
Degung

Degung merupakan alat tradisional Bandung yang sudah terkenal di pelosok Indonesia. Degung pertama kali diciptakan oleh H.J Oosting sejak 1879. Kata degung ini diambil dari bahasa belanda “De Gong” yang artinya gamelan. 

Alat musik ini kian marak hingga sekarang dan mampu menarik banyak peminat seni.Jika didengar bunyinya, bisa mengiringi musik dangdut, Jaipongan, mengiringi Sinden, dan lain-lain. Berkesan tradisional, tapi inilah identitas kesenian Sunda yang semakin oke dikalangan tanah air.

5. Kuda Renggong

Kuda Renggong

Selanjutnya kuda renggong merupakan Kesenian yang berasal dari Sunda,tarian ini berasal dari Sumedang jawa barat.Kuda Renggong mempunyai artinya keterampilan, kuda yang dimainkan telah dilatih dahulu untuk menari mengikuti irama musik, kuda yang dilatih juga bukan kuda sembarangan, harus punya fisik kuat dan tidak berbadan loyo, rata-rata berbadan tegap . 

Musik yang mengiringinya adalah kendang, namun dengan berkembangannya zaman saat ini musik yang digunakan pun bisa apa saja.

Kalau dilihat sepintas, acara seperti ini bisa bikin ketawa para penonton sebab kuda bisa jingkrak-jingkrak, geleng-geleng kepala mengikuti alunan musik yang menjadi pengiringnya.

Sejarah kuda renggong ini pertama kali ditampilkan dari desa Cikurubuk sampai akhirnya menyebar ke kabupaten Sumedang dan sekitarnya.

6. Sisingaan
Sisingaan

Siapa yang tidak tahu dengan sisingaan .Sisingaan mulai ditampilkan pada tahun 1975, berasal dari kota Subang. Sebelum terciptanya kesenian ini, para seniman berbincang bincang tentang kesenian Reog pnorogo yang ada di Jawa Timur yang sangat menarik banyak peminat.

Maka diciptakanlah kesenian yang mampu menunjukan identitas khas Sunda yaitu Sisingaan.Menurut pekembangan kesenian,Sisingaan sangat cepat berkembang ke setiap daerah.

Ciri khasnya membawa boneka-boneka Singa diiringi 4 penggotong pada 1 singa, untuk pemikulnya terbuat dari bambu, singa tersebut juga terbuat dari bahan kayu, bulu-bulu ekornya terbuat dari tali rafia, dan badannya dibungkus oleh kain sampai benar-benar mirip hewan Singa.

Acara ini digelar ketika sunatan atau khitanan, hari besar dan acara khusus kesenian untuk hiburan di daerah jawa barat.

Bila andapenasaran ingin melihat secara langsung kesenian Sisingaan, maka penduduk Subang selalu menyelenggarakannya pada tanggal 5 April tiap satu tahunnya,untuk tempatnya diadakan itu di setiap kecamatan di daerah Subang jawa barat.

7. Kacapi Suling
 Kacapi Suling

Jika kita amati dengan seksama maka hampir semua kesenian tradisional khas sunda yang terutama kesenian dibidang  vokal selalu ada cengkok-cengkoknya. Kenapa ya bisa demikian? Mungkin disinilah ada nilai plusnya.

Namun inilah salah satu kesenian yang benar-benar menggambarkan budaya Sunda. Sesuai namanya, kecapi suling yang terdiri dari instrument kecapi dan suling saja.

Nah, Jika anda ingin mendengar lagu yang menyejukan hati dan ketika fikiran sedang pusing atau penat, anda bisa download lagu kacapi suling. 

Adem banget dijamin deh. Jika tempo dulu, lagu kecapi suling sering disiarkan oleh radio Sunda kalau didengar bisa bikin ngantuk karena bikin hati tenang adem ayem seolah olah terhipnotis karena ademnya suara kecapi suling tersebut.

8. Bajidoran
Bajidoran

Kesenian sunda selanjutnya adalah Bajidoran yang merupakan sebuah kesenian rakyat yang berasal dari Subang dan Karawang. Para penari atau yang biasa disebut Ronggeng akan melenggak lenggok menari mengikuti tabuhan gendang dan gamelan. 

Para pria mendekati dan menyawerkan uang pada Renggong, seseorang yang menyawerkan uang biasanya di sebut Bajidor.Nah ini sebabnya kesenian ini beri nama Bajidoran

Menurut  informasi yang masuk, Bajidoran sudah ada sejak tahun 1990-an. Kesenian ini mirip seperti perpaduan dari dangdut, jaipongan dan ketuk tilu. Namun sayangnya untuk saat ini kesenian Bajidoran sudah sangat kurang peminatnya tidak seperti pada saat munculnya tarian ini. 

Jika zaman dulu sangat memperdulikan ketukan tabuhan gendang, sekarang bisa dpadukan dengan tabuhan gendang beraliran pop.Tentu ini akan menarik para pemuda agar kesenian ini tidak punah begitu saja.

9. Cianjuran
Cianjuran

Berikutnya adalah Cianjuran  yang merupakan kesenian dari Cianjur, sebenarnya nama alat musik ini adalah mamaos. Alat musik khas sunda ternyata sudah ada sejak tahun 1930. Adapun alat musik ini terdiri dari kecapi ricik, dikombinasikan dengan suling, rebab, dan kacapi indung. 

Dibarengi oleh penyanyi dengan memakai bahasa Sunda, bernyanyi dengan cengkok mirip Sinden. Bila kita dengar sekilas, kecapi ini mirip banget dengan kecapi tradisional yang berasal dari China.

Kesenian  cianjuran ini awalnya hanya menyanyikan seni Pantun yang dilagukan. Lirik diambil dari kisah pantun Mundinglaya Dikusumah. Terdengarnya sih seperti gampang, tapi begitu docoba maka tidak semua orang bisa melakukannya. 

Di daerah sunda itu sendiri biasanya Cianjuran digunakan pada acara pernikahan, khitanan, hiburan dan upacara adat. Bagaimana apakah anda penasaran dengan kesenian yang satu ini?

Itulah 9 kesenian Sunda Jawa Barat yang patut Anda ketahui. Oleh karena itu, kita harus bangga bahwa ada begitu banyak seni di Indonesia, dan informasi ini dikirimkan, tentu saja, dengan tujuan agar kita, sebagai warga negara Indonesia, dapat dan mengetahui seni di Indonesia, itu saja dan terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel