Kiat Si Kecil Agar Makan Lahap Tanpa Paksaan - GENERALSIP . COM

iklan

Kiat Si Kecil Agar Makan Lahap Tanpa Paksaan

Tumbuh kembang si kecil yang baru lahir seringkali membuat para Bunda penasaran. Di mulai dari perkembangan berat badannya, cara si kecil merespons suara dan cahaya, sampai dengan kemampuan motorik si kecil. Ketika si kecil sudah bisa menoleh pada saat dipanggil namanya, tentu akan membuat para Bunda dan Ayah senang bukan kepalang bukan? 

Begitu pula saat si kecil sudah mulai bisa mengeluarkan suara atau ucapannya di usia tiga bulan. Masyallah, tentu rasanya  sangat antusias untuk menunggu perkembangan si kecil selanjutnya.

Pada enam bulan pertama kehidupan Si Kecil, ASI sudah cukup memenuhi kebutuhan nutrisinya.Akan tetapi setelah usianya di atas enam bulan, Si Kecil membutuhkan makanan pendamping sebab ASI tidak lagi mencukupi kebutuhan energi dan nutrisinya. ASI dan makanan pendamping diberikan hingga Si Kecil berusia dua tahun. 

Hal tersebut direkomendasikan oleh WHO supaya tumbuh kembang generasi masa depan kita semua berjalan optimal.Sehingganya, dibutuhkan pengetahuan untuk Ayah dan Bunda yang baik mengenai makanan pendamping ASI sebab harus diberikan dalam jumlah, komposisi serta waktu yang tepat agar Si Kecil dapat terhindar dari malnutrisi yang tentunya bisa berakibat pada gangguan pertumbuhan dan perkembangan si kecil.

bayi makan lahap

Berdasarkan jumlah data dari  World Health Organization(WHO) tahun 2014.Jika kebutuhan gizi Si Kecil tidak bisa mencukupi, dalam jangka panjangnya maka bisa terjadi kekurangan zat besi, zinc,yodium, dan vitamin A juga dapat mengakibatkan penurunan IQ dan risiko terkena penyakit seperti jantung koroner,diabetes mellitus,dan juga osteoporosis. 

Proses pada tahap belajar makan Pertama Si Kecil tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi saja, selain itu juga sebagai pengalaman untuk melatih kebiasaan dan keterampilan makan yang sehat.

Pengalaman makan pertama itu sangat bermanfaat yaitu sebagai menanamkan memori si kecil  lewat rasa ,pengenalan ragam rasa dan juga tekstur makanan sejak usia dini serta mengurangi risiko Si Kecil menjadi susah makan di kemudian hari. Direkomendasi Dari World Health Organization
(WHO).

Pemberian makanan pendamping pada Si Kecil agar para bunda memerhatikan beberapa hal penting yang lebih utama dan responsive feeding yang menerapkan prinsip asuhan psikososial. Apa arti dari responsive feeding? Simak ulasan berikut ini:


1. Para Bunda supaya selalu mendampingi Si Kecil disaat makan


Yaitu  Ayah dan Bunda harus bisa peka terhadap tanda lapar dan kenyang yang ditunjukkan oleh Si Kecil untuk bisa membantu Si Kecil memahami rasa lapar.Maka para Bunda harus membuat jadwal makan secara teratur dan tepat waktu.Para Bunda juga harus menghindarkan mem berikan camilan pada si kecil, jus dan susu 3-4 jam sebelum si kecil waktu makan.

Pada saat memberikan makan, berkomunikasilah dengan Si Kecil dan jaga kontak mata. Hindari juga hal yang dapat mengalihkan perhatian Si Kecil sehingga sikecil lupa untuk makan disaat jam makannya tiba, contoh kecil membiarkannya  permainan atau bisa juga Hp atau gadget.


2. Berikan makan lain yang berbeda tekstur dan rasanya


Jika Si Kecil menolak untuk makan padahal sudah jamnya makan, maka cobalah dengan memberikan makanan lain yang berbeda secara tekstur dan rasa yang berbeda.Ketika memberikan makan pada sikecil juga tidak boleh lebih dari 30 menit meskipun saat itu asupan porsi makan Si Kecil begitu sedikit. 

Sehingga Si Kecil akan menambah porsi makan dengan sendirinya pada waktu makan yang akan datang selanjutnya.Para bunda juga supaya menyediakan makanan dalam jumlah porsi kecil dengan tujuan untuk mencegah terjadinya bosan atau merasa kenyang terlebih dahulu.


3. Berikan makanan yang sehat sesuai dengan kebutuhan si kecil


Para bunda juga Jangan sampai sepelekan proses pengenalan makanan pendamping pada Si Kecil.Karena awal yang baik dapat membuat Si Kecil mempunyai kebiasaan makan yang sehat dan bisa teratur,sehingga si kecil  yang akan merasakan manfaatnya hingga si kecil menjadi dewasa nanti.Yang pada akhirnya kelak si kecil menjadi dewasa dia akan bisa baik dalam mengatur waktu makan dengan sendirinya.

Baca Juga:
Itulah beberapa tips dan trik yang bisa bunda coba,mudah-mudahan dengan cara ini para bunda bisa menjaga si kecil dengan baik sampai si kecil tumbuh hingga dewasa,semoga atikel ini menjadi banyak manfaat untuk para bunda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel